Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Buduran (SMK) berasal dari Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA) yang sebelumnya merupakan peningkatan sekolah dari Sekolah Menengah Ekonomi Pertama (SMEP) di Porong ditingkatkan menjadi Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA) yang diterbitkan melalui Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia atas nama Sekretaris Jenderal T. Umar Ali Nomor : 017/0/1979 tanggal 29 Januari 1979. Bersama itu pula yang menjabat sebagai Kepala Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA) yang pertama dijabat oleh Bapak Drs. Heru Soejipto.

Untuk memindahkan akses dan segala urusan administrasi Kepala Sekolah waktu itu minta agar lokasi baru ada di perkotaan Sidoarjo dengan menempati lahan milik Pemerintah Daerah tingkat II Kabupaten Sidoarjo yang merupakan bekas gedung Kesenian di Jalan Sultan Agung No. 13 Sidoarjo. Dengan demikian gedung sekolah lama di Porong yang merupakan cikal bakal berdirinya SMEA Negeri Sidoarjo menjadi bagian SMEA Negeri Sidoarjo (SMEA Negeri Sidoarjo di Porong/Kelas Jauh).

Awal berdirinya sekolah SMEA Negeri Sidoarjo membuka Jurusan antara lain : Jurusan Tata Buku (TB) yang sekarang dinamakan Akuntansi/Akuntansi dan Keuangan, Tata Usaha (TU) yang sekarang dinamakan Administrasi Perkantoran/Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran dan Tata Niaga (TN) yang sekarang dinamakan Pemasaran/Bisnis Daring dan Pemasaran.

Dalam kegiatan proses belajar mengajar Jurusan Akuntansi menempati gedung lama SMEA Negeri Sidoarjo di Porong sebagai kelas jauh, sedangkan jurusan Administrasi Perkantoran dan Pemasaran menempati gedung sekolah baru SMEA Negeri Sidoarjo Jl. Sultan Agung No. 13 Sidoarjo. Namun demikian dalam melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar yang bersifat praktik (mengetik dll) jurusan Akuntansi bertempat di SMEA Negeri Sidoarjo jalan Sultan Agung No. 13 Sidoarjo yang merupakan pusat kegiatan.

Pada tanggal 7 Januari 1986 Kepala SMEA Negeri Sidoarjo 1986 Kepala SMEA Negeri Sidoarjo dipindahkan ke SMEA Negeri 2 Surabaya, selanjutnya dilakukan serah terima jabatan Kepala SMEA Negeri Sidoarjo dari Bapak Drs. Heru Soejipto diserahkan kepada penggantinya Bapak Drs. Soehardjito pindahan dari SMEA Negeri Bondowoso.

Dalam perjalananwaktu ada beberapa pembenahan yang dilakukan terutama penambahan ruang kelas di SMEA Negeri Sidoarjo di Porong karena ada penambahan jumlah kelas jurusan Akuntansi.

pada bulan Juli 1994 SMEA Negeri Sidoarjo dan di Porong, berpindah menempati Gedung Sekolah baru di Jalan Jenggolo No. 2A Siwalanpanji Kecamatan Buduran Sidoarjo yang peresmiannya dilaksanakan pada tanggal 16 September 1994 oleh Bapak Edhi Sanyoto Bupati Kepala Daerah Tingkat II Kabupaten Sidoarjo. Gedung sekolah sebelumnya yang di jalan Sultan Agung 13 Sidoarjo yang ditinggalkan pada tanggal 3 Januari 1995 dikembalikan kepada Pemerintah Daerah Tingkat II Sidoarjo, sedangkan lokasi gedung di Porong didirikan sekolah baru SMP Negeri 3 Porong.

Pada tanggal 3 Oktober 1994 diadakan serah terima jabatan Kepala SMEA Negeri Sidoarjo dari Bapak Drs. Soehardjito yang memasuki purna tugas kepada Dra. Sri Wahyuni pindahan dari SMEA Negeri 2 Surabaya. Tanggal 7 Maret 1997, melalui keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor : 036/0/1997 Tentang Perubahan Nomenklatur SMKTA menjadi SMK serta organisasi dan tatakerja SMK maka Sekolah yang bernama SMEA Negeri Sidoarjo berubah menjadi SMK Negeri 2 Buduran Kabupaten Sidoarjo. Tahun pelajaran 2004/2005 SMK Negeri 2 Buduran Sidoarjo membuka Program Studi Keahlian Teknik Komputer dan Informatika yaitu Kompetensi Keahlian Multimedia.

Tanggal 12 Oktober 2004 serah terima jabatan Kepala SMK Negeri 2 Buduran Sidoarjo dari Ibu Dra. Sri wahyuni yang telah memasuki purna tugas kepada Ibu Dra. Fatimah, MM sebagai pelaksana tugas karena masih merangkap jabatan dengan Kepala SMK Negeri 1 Buduran sidoarjo. Tanggal 2 februari 2006 serah terima jabatan dari Pelaksana Tugas Ibu Dra. Fatimah, MM kepada penggantinya Drs. Gatot Saudi Akzam, MM pindahan dari SMK Negeri 1 Sidoarjo dan pejabat lama kembali memimpin SMK negeri 1 Buduran Sidoarjo.

Selanjutnya melalui Keputusan Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Manajemen Nasional Nomor : 035/C5.2/Kep/MN/2006 tanggal 12 Oktober 2006 tentang Penetapan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI). Pada Program Kerjasama Pemerintah Indonesia – German maka SMK Negeri 2 Buduran Sidoarjo dinyatakan lulus seleksi dan verifikasi untuk dikembangkan sebagai Sekolah Bertaraf Internasional.

Hal tersebut mengacu pada surat keputusan sebelumnya yaitu Keputusan Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Nomor : 0250/C5.4/KepKU/2006 tanggal 2 Oktober 2006 tentang Pembinaan Subsidi untuk Swadaya Persiapan SMK Bertaraf Internasional Tahun Anggaran 2006 pada Program Unggulan Akuntansi.

Pada tahun 2007 SMK negeri 2 Buduran Sidoarjo telah menetapkan dan menerapkan suatu sistem manajemen mutu ISO : 9001:2000 dilanjutkan ISO : 9001:2008. Di dalam mengikuti kegiatan di berbagai perlombaan salah satunya Lomba Ketrampilan Siswa (LKS) baik di Tingkat Kabupaten, Provinsi Jawa Timur maupun Tingkat Nasional, SMK Negeri 2 Buduran Sidoarjo selalu mengikuti. Dan Alhamdulillah sebagian besar SMK Negeri 2 Buduran selalu menjuarai evant-evant tersebut.

Pada tahun pelajaran 2008-2009 SMK negeri 2 Buduran Sidoarjo membuka Kompetensi Keahlian Baru yaitu Rekayasa Perangkat Lunak, berikutnya pada tahun pelajaran 2009-2010 SMK Negeri 2 Buduran membuka lagi jurusan baru yaitu Kompetensi Keahlian Perbankan. Hal ini dikarenakan animo pendaftar dari tahun ke tahun semakin meningkat sehingga perlu dibukanya jurusan baru yang sesuai dengan kebutuhan dan lapangan kerja yang ada. Dan setiap tahunnya lulusan SMK negeri 2 Buduran Sidoarjo banyak yang terserap pada dunia usaha maupun dunia industri. Pada tahun pelajaran 2011-2012, SMK Negeri 2 Buduran Sidoarjo memiliki 36 rombongan belajar dengan jumlah siswa per rombongan belajar sebanyak 36 siswa, total seluruh siswa SMK negeri 2 Buduran sebanyak 1328 siswa.